Assalammu'alaikum. Wr. Wb.
Selamat pagi temen temen.
Walaupun saat ini adalah malem tapi semangat kita harus se semangat di pagi hari.
Saya berdoa semoga di malem yg indah ini, siapa pun yg t'lah mampir di blog ini.
Alloh yang Maha baik menyehatkan lahir batin nya, memudahkan segala urusan nya, meringankan rejki nya, serta melunasi cicilan nya..hehe Tak lupa juga bagi yang sedang penantian semoga Alloh jodohkan dengan jodoh yang soleh & soleha...Aamiin.
Sahabat ku, sesuai judul yang tertera, (dibaca ; mumi kehidupan) terkadang ada sebagian dari kita, tidak menutup kemungkinan kita sendiri..yang seperti nya hidup tapi hakekat nya mati, Raga nya berjalan, tapi jiwa nya berbaring, Jasad nya ada tapi rohani nya tak tau kemana..!!
Why..? Karna boleh jadi ia belum menemukan tujuan hidup nya, potensi yang ia miliki masih terhijab, serta arahan hidup nya masih kurang jelas..Akibat nya ia slalu galau, gundah gulana, tak tentram hati nya, jiwa nya slalu terancam.
Timbul lah perumpamaan nya : Udalah..Hidup ini jangan dibawak pusing, ngaliiir aja, bagaikan
Air.
Ngook..Ngalir aja, Iya kalau ngalir nya ke tempat yang bersih, tapi kalau ngalir nya di tempat yang kotor Apa yg kebayang ? lewat selokan, bercampur dengan air kencing, tai, dan benda benda kotor lain nya.
Jadi inti nya hidup ini memang benar mengalir, tapi di sisi lain di dalam aliran itu kita di hadapi situasi untuk memilih. Dalam kehidupan pun demikian, mau tak mau, suka tak suka, kita slalu di hadap kan dengan pilihan. Tinggal kita mau memilih kehidupan yang Alloh sukai atau tidak, Baik atau jelek. Indah atau norak, terang atau gelap.
Kalau kita mau kehidupan yang baik maka berkumpulah dengan orang orang dan lingkungan yang baik. Makanya Rosululloh Saw pun pernah berkata : yang pada inti nya Agama kalian bisa dilihat dengan siapa ia bergaul.
Balik lagi, Mungkin kita kelihatan hidup, tapi
asli nya kita
mati dalam kehidupan.
Kenapa? karna orientasi kita kurang jelas.
Coba sisikan waktu cukup 3 menit saja, Iya 3 menit tak usah lama lama. saya ulangi 3 menit.
Untuk apa? untuk tafakur & menemukan orientasi Anda hidup..Coba jawab 2 saja pertanyaan berikut.? Dua? iyaa.. ngga usah protes, kalau getoo
sprti iklan donk :
"Duaaaa..
.Sarimi isi Dua..Hehehe.!! (itu mah Ayu Tin-ting)
Iyaa..yaa..yaa. terserah lah .
Yok simak :
* Dari mana asal mu? Serta hendak kemana engkau pergi?
Daaaaan...!!
* Apa tujuan hidup mu?
Mangga, silakan di jawab :
Jika pertanyaan itu sodara lontarkan ke saya, besar kemungkinan saya akan
Ngejawab :
# Saya, berasal dari tanah, serta akan kembali ke tanah, artinya saya akan
mati..Dan Tidak ada yang mesti di sombongi di dunia ini.
Inget Inti Sombong : Merendahkan Orang lain & Menolak kebenaran..Lho menolak kebenaran?? kalau gitu ada tetangga saya orang nya miskin, sudah saya kasih tau hukum solat serta ilmu nya, tapi ia tak mau melaksanakan nya..Yaa berarti
Dia sombong.
Kesombongan tak bisa hanya
di ukur kaya atau miskin saja, siapa pun dia kalau dia
'' Menolak kebenaran & Meremehkan orang berarti ia tlah sombong.
Kata Baginda Rosul Saw yg pada inti nya Orang sombong tidak akan masuk Syurga.
sehebat apapun kita, sekaya apapun kita, seterhormat apapun kita, tetap Hasil akhir nya
Kematian, di antar dengan keranda besi, tidak membawa apa apa kecuali seuntai kain kafan, tinggal di ruangan yang gelap, sempit hanya berukuran 2 x 1, serta tubuh pun habis dimakan cacing.
benar apa betul.?
# Kedua, Tujuan Hidup saya : Insya Alloh selain dari apa saja yg
di perintahkan oleh Alloh & Rosul nya
Beribadah kepada Sang khalid, hidup sebagai Khalifah, serta menciptakan peradaban, saya juga Insya Alloh akan Menjadi jalan kebaikan bagi orang banyak kata lain nya
Menginspirasi 1 Milyard orang di dunia ini, dengan niat wujud dari pengabdian kepada Tuhan nya "berIbadah"
mengingat tujuan itu sangat lah penting, Hidup tanpa tujuan seperti Nasi goreng tanpa bumbu,,
Hambarr hadirin..!!
Saya percaya ini berat, tapi saya yakin saya bisa melaksanakan nya karna saya punya Alloh yang maha baik, yang mengurus setiap urusan hamba nya, yang menguasai setiap takdir Nya.
Sekarang yang bisa saya lakukan, terus berusaha untuk memantaskan diri.Agar Alloh mempercayai saya untuk mengambil mandat (wess,,kayak presiden) yang tlah di siapkan Nya.
Yuups..Udahan dulu temen temen..Ngoaam..!!! Ehm ngantuk. (tuh udah Nguaap) Hehe.
Lain waktu kita sambung lagi di bagian kedua, Insya Alloh tentang "
potensi diri "
Catatat : Yang Nulis tidak lebih baik dari yang baca.
Add : Akhi Nata II
Follow : @Akhi Nata17